Informasi NCC

Space Iklan

Inspirasi

  • Guru,Sebuah  Telaga Mereguk Inspirasi

    Guru,Sebuah Telaga Mereguk Inspirasi

      Rabu, 25/11/2015 11:43

    Guru,Sebuah  Telaga Mereguk Inspirasi

     

    Semenjak lepas dari pangkuan, manusia telah belajar banyak hal. Dalam setiap etape kehidupan, tak lepas dari figur seorang guru didekatnya. Semenjak pra sekolah hingga mencapai pendidikan dewasa, aktivitas belajar mengajar yang menjadi rutinitas padatnya hari. Jika berhitung-hitung, seorang anak paling tidak menghabiskan waktu bisa mencapai waktu belasan tahun hanya untuk belajar. Namun inilah inti dari kehidupan, yaitu belajar kemudian berproses. Dalam proses ini lah pendampingan seorang guru selalu ada.  Seperti kisah-kisah yang akan dipaparkan hari ini, adalah sosok yang pernah ada dan layak untuk menjadi referensi perjuangan sebagai guru.

    Wak een, sosok guru pantang mengeluh yang pernah ada

    Jika anda mengingat tentang seseorang seorang yang lumpuh seluruh tubuhnya, saat beberapa lalu telah berpulang ke rahmat-Nya. Kali ini akan diulas sedikit untuk menyegarkan ingatan kita. Sosok ini diabadikan ke layar lebar untuk mengenang perjuangannya. Maka anda akan sangat terinspirasi oleh sosok ini, Een Sukaesih atau Uwak Een sebutannya. Seorang wanita yang pernah berkuliah di jurusan keguruan tahun 1982 silam.

    Sampai suatu hari Uwak mendadak lumpuh. Kondisinya sangat memprihatinkan, jika tubuhnya bergeser untuk dipindahkan saja, maka akan terasa sangat nyeri seluruh tubuhnya. Kondisi seperti ini telah dialami selama hampir 30 tahun. Keseharian Uwak adalah berbaring sepanjang hari.

    Namun ada yang istimewa dari sosok Uwak ini. Meskipun lumpuh dan tak ada anggota tubuh yang bergerak, Uwak masih bisa mengajar anak-anak disekitar lingkungannya, Uwak mengajar diatas tempat tidur. Tak ada sepeserpun yang dipungut dari waktu mengajar ini, Uwak bisa mengajar dari pagi sampai sore ataupun sampai malahm harinya, kamarnya tidak pernah sepi. Baginya ini adalah amal jariyah untuknya.

    Bahan ajar pun tidak kesulitan bagi Uwak untuk mengakses, sebab ada banyak kenalannya yang membantunya memberikan bahan ajar. Bahkan banyak diantara anak didiknya yang sering mendapatkan prestasi. Wajarlah bila Uwak pernah pendapatkan Teacher award, Lifetime Achievemnet Award, dan penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono, bertemu secara langsung.

    Dahulu, pernah ia mengeluh, namun kemudian dengan cepat ia meyakinkan diri, untuk apa mengeluh. Dia mengatakan dengan optimis “Saya ingin hidup saya ini bermanfaat untuk sesama”. Meskipun kondisinya dulu sangat memperihatinkan namun Uwak tetap dapat menyampaikan ilmu dengan baik. Bahkan sangat baik.

    Anne Sullivan, mengatasi ketidakmungkinan

    Apakah anda pernah mengenal Hellen Keller? Setidaknya pernah menonton berbagai versi filmnya. Anne Sullivan atau dengan nama lengkap Johanna Anne Mansfield Sullivan Macy, pernah hidup pada 14 April 1866 - 20 Oktober 1936. Anne adalah seorang guru yang akhirnya menjadi pendamping Hellen. Seorang guru yang mampu membawa seorang Hellen yang buta, tuli dan bisu pertama didunia yang mencapai pendidikan perguruan tinggi, dan lulus dengan hasil magna cumlaude.

    Sebelum mengajar Hellen, Anne yang telah menyelesaikan pendidikan formalnya sebagai mahasiswa Perkins, adalah sekolah untuk orang buta. Anne pernah mengalami sakit trachoma, masa kecilnya saat usia 8 tahun ia terkena sebuah infeksi mata menular yang membuat fungsi penglihatannya memburuk serta hampir buta, membuatnya sulit melihat. Namun ia melakukan pengobatan melalui operasi dan pengobatan jangka pendek dan membuat penglihatannya lebih baik. Selama bersekolah bukan berarti tidak mengalami hambatan. Anne pun pernah bersikap kasar, namun karena tragedi tersebut ia justru terhubung dengan banyak guru, hal ini membuatnya mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam belajar membaca dan menulis .

    Hingga suatu hari takdir yang mempertemukannya dengan Hellen. Keluarga Hellen mencari guru untuknya sudah selama 7 tahun dan tak kunjung menemukannya. Hingga akhirnya di musim panas mereka bertemu, Anne dan Hellen akhirnya saling terhubung. Yang tadinya orang tua Hellen tidak menyukai cara Anne memperlakukan Hellen tapi akhirnya, mereka menerima metode Anne. Pertemuan ini akhirnya membuat mereka saling bersama selama 49 tahun kemudian. Tak hanya menjadi guru namun juga pendamping dan akhirnya teman.

    Sebagai murid yang tak dapat melihat, tak dapat mendengar dan tak dapat berbicara, Anne sangat gigih mengajarkan kosakata baru, sampai Anne menemukan metode pengenalan kosakata melalui  rabaan. Dalam waktu enam bulan metode ini terbukti bekerja , Hellen belajar 575 kata-kata, beberapa tabel perkalian, serta sistem Braille.  

    Anne sangat menganjurkan orang tua Helen untuk mengirim dia ke Perkins Sekolah di mana dia bisa memiliki ajaran yang sesuai. Ketika mereka setuju, Anne mengambil Helen ke Boston pada tahun 1888 dan tinggal dengan Hellen di sana.

    Hellen  segera terkenal karena kemajuan yang luar biasa nya. Dengan bantuan Michael Anagnos, Helen menjadi simbol masyarakat untuk sekolah, membantu untuk meningkatkan pendanaan dan sumbangan dan menjadikannya yang paling terkenal dan dicari untuk orang buta di negeri ini. Anne tetap menjadi pendamping dekat Hellen dan terus membantu dalam pendidikannya, yang akhirnya mendapat gelar Radcliffe College.

    Pada tahun 1932 Hellen dan Anne masing-masing mendapatkan beasiswa kehormatan dari Institut Pendidikan Skotlandia. Pada tahun 1955 Anne dianugerahi gelar kehormatan dari Harvard University. Anne mengalami masalah serius terhadap matanya, tahun 1935 ia benar-benar buta pada kedua matanya. Pada 15 Oktober 1936, ia mengalami trombosis koroner, mengalami koma, dan kemudian meninggal lima hari kemudian pada tanggal 20 Oktober pada usia 70, di Forest Hills, Queens, New York.

    Inspirasi itu harus ditemukan

    Dengan sosok-sosok yang pernah ada dimasa lalu diatas. Sangat baik menjadikan pelajaran berharga untuk kita, sikap pantang menyerah mereka dan berusaha memecahkan keterbatasan mereka, adalah motivasi dan isnpirasi yang tidak akan pernah habis. Jika ternyata mereka saja bisa, bagaimana dengan anda?

    Sebuah quote dari HelLen keller murid Anne, “Hadapilah masalah hidup dirimu dan akuilah keberadaannya, tetapi jangan biarkan dirimu di kuasainya. Biarkanlah dirimu menyadari adanya situasi pendidikan berupa kesabaran, kebahagiaan, dan pemahaman makna”

    Selamat hari Guru.

     

     

    Tata


Informasi Terpopuler