Informasi NCC

Space Iklan

Inspirasi

  • Betapa Ayah Telah Bertambah Tua - Hari Ayah

    Betapa Ayah Telah Bertambah Tua - Hari Ayah

      Kamis, 12/11/2015 10:22

    Sosok pendamping malaikat bagi seorang anak ini memiliki peranan yang sangat penting dalam keluarga. Adalah seorang “Ayah” yang selalu ada ketika keluarga membutuhkannya. Dia adalah tulang punggung keluarga, pelindung keluarga, dan juga merupakan teladan bagi setiap anggota keluarganya. Bagi kebanyakan anak perempuan, Ayah kerap kali menjadi sosok yang diidolakan. Sifatnya yang bijak serta sikapnya yang tenang dalam menyelesaikan persoalan menjadi kunci dalam melindungi keluarganya. Bagi anak laki-laki, wibawa seorang ayah selalu ingin mereka contoh untuk kehidupan mereka kelak ketika dewasa.

    Tapi sebagai anak pernahkah kita memikirkan tentang itu semua? pernahkah kita memberikan sesuatu kepada Ayah? Sebagian dari kita pasti telah mengetahui semua hal baik yang ayah lakukan untuk kita semua. Ayah selalu ada dan mewujudkan apa yang kita inginkan entah bagaimana caranya. Tak ada yang lain yang ayah inginkan selain melihat anak-anak dan keluarganya bahagia. Pernahkah kita melihat betapa lelahnya ayah bekerja mencari nafkah untuk keluarga? Bahkan Ayah senantiasa berwajah riang dan tersenyum saat masuk ke rumah padahal dia menutupi semua masalahnya di luar rumah agar keluarga tidak ikut merasakan apa yang dia alami. Ayah rela berkorban dan menanggung semua beban keluarga.

    Sebenarnya apa yang kita nantikan untuk menyadari betapa sebenarnya ayah telah menjadi tua? Apakah menantikan dia terbaring di rumah sakit karena jantungnya tidak lagi kuat setelah selalu berdetak ditiap detik hidupnya selama ini? Apakah ketika kita melihatnya shalat sambil duduk, karena dia telah tidak mampu lagi untuk memenuhi seluruh gerakan rutin shalat, sebab kakinya tak kuat lg menopang badannya?

    Apakah menunggu dia tersungkur di suatu subuh karena penyakit dalam nya yang telah menggerogotinya selama ini, yang bahkan kau tak sadari karena dia tak mengeluhkan nya kepadamu? Ataukah sampai nanti pada akhirnya hingga ia dipanggil oleh sang Maha Kuasa? hingga semuanya telah terlambat bagimuuntuk mengabdi padanya,membalas semua jasa yang telah diberikan nya kepadamu secara ikhlas?

    Tataplah wajah ayah saat ini, apakah kamu menyadari bahwa dia telah beranjak tua seiring waktu, seiring kedewasaanmu? Tataplah dia, karena dia masih disini, masih dapat bersenda gurau denganmu walau kau tahu bahwa sesungguhnya dia sudah sangat tua dan berbalut rasa sakit, tetapi dia tetap berusaha tegar dihadapanmu karena dia hendak mendidikmu selalu, untuk menjadi pribadi yang kuat. Tataplah dia, sebelum semuanya terlambat, selagi dia masih disini. Sayangilah dia di sisa hidupnya, karena dia adalah ayahmu, sosok yang membuatmu tegar seperti saat ini.

    Setelah semua yang ayah lakukan kepada keluarga, pantaskah kita untuk membuatnya bersedih? Ayah tetaplah manusia biasa yang terkadang bisa meneteskan air matanya walaupun hanya di dalam hati. Namun sekali lagi, ia harus selalu tampak tegar dan kuat di depan keluarganya. Bagi kita yang masih memiliki ayah, gunakanlah kesempatan di sisa hidupnya untuk membahagiakannya. Sebelum dia renta dan kemudian menutup mata. Karena saat itu kita akan benar-benar merasa kehilangan sosok orang yang selama ini menjaga kita, melindungi kita, dan berjuang mempertaruhkan hidupnya demi keluarga. 


Informasi Terpopuler