Informasi NCC

Space Iklan

Hiburan

  • Penggusuran Kampung Pulo Dibumbui Isu Mistis

    Penggusuran Kampung Pulo Dibumbui Isu Mistis

      Kamis, 03/09/2015 14:30

    Setelah terjadi perdebatan panjang, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya memutuskan untuk menggusur semua bangunan dan penghuni kampung Pulo dar pemukiman liarnya. Kehadiran perkampung Pulo di pinggiran kali Ciliwung memang menjadi salah satu penghambat aliran air sungai sehingga mengakibatkan banjir di Jakarta.Selain itu, bangunan yang didirikan semi permanen dipinggiran kali Ciliwung juga memakan banyak daerah aliran sungai dan menjadikannya kumuh dan tidak tertata dengan baik. Namun, tentu warga setempat tidak tinggal diam atas keputusan yang dilakukaan oleh gubernur biasa dipanggil ‘Ahok’ itu. Banyak hal yang dilakukan oleh warga kampung Pulo untuk mengahalangi dan menggagalkan proses ekskusi wilayah yang sudah lama mereka tinggali. Mulai dari aksi demonstrasi ke jalan, sampai dengan melakukan hal-hal yang mistis. 
     
    Salah satu isu mistis yang dilakukan oleh warga adalah adanya rumah yang tidak bisa dirobohkan walau dengan alat berat sekalipun. Rumah Haji Musa yang berada di pinggiran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur itu disebut oleh warga sebagai “Rumah Ajaib”.  Namun sepertinya isu tersebut tidak menggetaran keputusan pak Gubernur, pada tanggal 23 Agustus kemarin pukul 09.00 WIB rumah yang berada di RT 11 RW 03 tersebut akhirnya roboh juga bersama semua cerita yang menyertainya. Rumah yang diceritakan pernah menjadi tempat pengajian tersebut ujungnya hanya menjadi pemanis dan kenangan unik bagi warga kampung Pulo.
     
    Lain lagi di RT 14 dan RW 02, ada dua orang warga yang tiba-tiba berteriak histeris dan dianggap kesurupan. Diawali dengan seorang pria yang histeris karena melihat rumah yang selama ini ditinggalinya hanya tinggal puing-puing kemudian disambung oleh seorang wanita yang histeris pula ketika alat berat sedang mengesekusi rumahnya. Menurut warga setempat, daerah tersebut memang dikenal angker. Mahluk halus penghuni pinggiran kali ciliwung mungkin terganggu karena adanya eksekusi. Banyak juga warga yang mengaku sering melihat penampakan-penampakan sosok makhluk halus yang berwujud buaya putih dan lembu yang berwajah aneh. Warga percaya kalau sosok-sosok itulah yang masuk kedalam diri dua orang tersebut hingga terjadi kesurupan.
     
    Ada lagi sebuah makam yang berada di dalam warung makan. Konon makam tersebut merupakan makam Haji Palaq. Tidak ada yang tahu persis siapa sebenarnya Haji Palaq dan siapa keluarganya. Warga setempat mengaku kalau makam tersebut sudah ada sejak puluhan tahun lalu sejak kampung pulo masih hanya lahan kosong. Pemilik rumah makan tersebut juga tidak berani membongkar makam tersebut karena pernah ada yang membuang limbah disana dan tiba-tiba kejang-kejang. Rumah makan tersebut merupakan salah satu rumah yang akan dibongkar oleh Pemkot Jakarta, pemiliki rumah makan tersebut mengaku akan membongkarnya sendiri dan memindahkan makam tersebut sebelum dieksekusi oleh alat berat. 
     


Informasi Terpopuler