Informasi NCC

Space Iklan

Inspirasi

  • Manfaat Meminta Maaf dan Memberi Maaf

    Manfaat Meminta Maaf dan Memberi Maaf

      Kamis, 30/07/2015 09:15

    Sebagai makhluk sosial yang mengharuskan manusia melakukan interaksi dengan manusia lainnya, tentu saja terjadi beberapa permasalahan yang menjadikan orang memiliki perasaan marah terhadap orang lain. Situasi ini merupakan hal yang wajar terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari. Perbedaan sifat, sikap, karakter dan pemikiran merupakan salah satu sumber terjadinya permasalahan antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Pada akhirnya, perasaan marah kita menyulut permusuhan terhadap orang lain dan bahkan menimbulkan pertengkaran. 
     
    Sebenarnya, tanpa kita sadari ada banyak sekali hal yang dapat kita capai dengan kata maaf. Menyadari kesalahan, meminta maaf,  memaafkan, dan melupakan permasalahan dengan orang lain merupakan bentuk pertahanan diri yang paling baik. Dengan memaafkan atau meminta maaf kepada orang lain berarti kita membuka pintu perdamaian serta menyambung tali persaudaraan sehingga akan menjadikan kehidupan yang harmonis serta membuka peluang kehidupan kearah yang lebih baik. Dengan memberi maaf atau meminta maaf juga berarti menutup jalan permusuhan dan pertengkaran sehingga hidup akan menjadi damai dan tentram. Adapun beberapa manfaat meminta maaf dan member maaf yang lainnya adalah sebagai berikut:
     
    1. Ketika seseorang memiliki kesalahan dan telah menyadarinya tetapi tidak memiliki keberanian untuk meminta maaf, maka orang tersebut akan dihantui rasa bersalah yang akan mengganggu kehidupannya. Dengan memberanikan diri meminta maaf berarti orang tersebut telah membuktikan diri untuk setidaknya mengakui kesalahannya dan menyampaikan kepada orang yang bersangkutan sehingga dihatinya akan tercipta ketentraman dan terlepas dari perasaan bersalah.
     
    2. Diantara dua orang yang memiliki ketegangan yang didasari oleh sebuah masalah maka mereka akan diwarnai stress. Egoisme kedua belah pihak sama-sama menunggu permintaan maaf sehingga kata maaf dan memaafkan tidak akan pernah terjadi. Dalam situasi seperti ini sebaiknya salah satu dari mereka mengalah dan memulai untuk meminta maaf. Siapapun yang memulai meminta maaf sebenarnya tidak dirugikan sama sekali, namun terkadang factor egoism dan gengsi menutup semuanya. Dengan kata maaf dan memaafkan maka mereka akan memberikan kebahagian baru kepada kedua belah pihak.
     
    3. Sebuah awal yang baru tidak jarang muncul dari luka lama yang menyakitkan. Ketika sesorang menyimpan amarah kepada seseorang dan tidak mau memaafkannya, sebenarnya orang tersebut telah menutup salah satu peluang yang baik bagi masa depannya. Dengan memberikan maaf kepada orang yang menyakiti kita, maka akan membuka pintu bagi berbagai kemungkinan baru sehingga tercipta hubungan baru yang menentramkan. 
     
    4. Sikap meminta maaf dan memaafkan akan mengubah permusuhan menjadi hubungan baik yang senantiasa menumbuhkan sikap saling membantu dan memberikan semangat bagi orang yang memaafkan dan meminta maaf. Dengan demikian, hubungan kedua belah pihak akan menuju kearah yang positif serta masa depan yang lebih baik.
     
    5. Mulailah memberikan maaf kepada orang-orang terdekat dalam kehidupan kita. Hal ini akan menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang sehingga sangat efektif dalam memperbaharui hubungan persaudaraan dan persahabatan. Karena, pemberian maaf terbaik adalah dilakukan kepada orang-orang yang kita sayangi yang telah melukai kita.
     
    6. Dengan meminta maaf dan memberikan maaf berarti kita akan jauh dan terhindar dari sifat dendam. Seperti yang kita ketahui, sifat dendam ini berangkat dari kemarahan yang berkembang menjadi kebencian dan kemudian akan menggerogoti hati dan pikiran anda sehingga terjerumus dalam lingkaran balas dendam yang tak berujung. Lepaskanlah semua permasalahan dan mulailah belajar meminta maaf dengan orang lain serta dengan ikhlas memaafkan kesalahan orang lain. 
     
    Membiasakan diri meminta maaf dan memaafkan orang lain merupakan perwujudan dari rasa cinta, kasih, dan sayang terhadap sesama manusia. Pada dasarnya, balas dendam, permusuhan, kebencian, pertengkaran, dan perselisihan hanya menunggu satu kata yaitu “maaf” dari salah satu pihak. Ketika kata maaf telah terucap maka segala permasalahan yang menimbulkan permusuhan dapat terpecahkan. Dengan demikian, hidup manusia akan menjadi tentram dan damai.
     
    oleh: Bagus Ardian


Informasi Terpopuler